Posted by jeriji semangat
0
komentar»
Joko Widodo atau Jokowi
(lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961;
umur 52 tahun) adalah politikus Indonesia dan Gubernur
DKI Jakarta. Ia adalah
mantan Wali Kota Surakarta (Solo)
dari tahun 2005 sampai 2012, jokowi adalah ‘’pemimpin yang Shiddiq, Amanah,
Fathonah, dan Tabligh’’ saatnya untuk mendekontruksi wajah birokrasi yang
bobrok, struktur pemerintah yang munafik dan dholim pada negri ini. Indonesia
ini mempunyai jutaan masalah seprti dari teriakan masyarakat yang ingin makan akibat kurangnya lapangan pekerjaan,
masyarakat yang buta pengetahuan akibat tidak bisa sekolah, masyarakat yang sakit
kesakitan akibat tidak ada fasilitas untuk berobat, korupsi, kekerasan yang
mengatasnamakan agama, kebudaya Indonesia di klaim oleh negara tetangga,
konflik dengan negara tetangga dan masih banyak lagi gejolak-gejolak sosial
yang memperihatinkan lagi. Rakyat Indonesia sudah bosan dengan janji-janji kaum
elit yang di umbarkan pada waktu kampanye tiba, rakyat sudah muak dengan
kepemimpinan yang tidak pro denganya. Rakyat sudah murka dengan kepemimpinan
yang hanya mementingkan kepentingan pribadi. Rakyat kawatir dengan para
pemimpin yang di pilih oleh rakyat Indonesia yang telah di laksanakan setiap lima
tahun sekali, sepertinya hanya sekedar ritual agenda lima tahunan akan tetapi
tidak berdampak baik pada pihak menyeluruh akan tetapi hanya berdampak kepada
kaum elit saja, kalau seperti ini rakyat yang sangat di rugikan, apa sih
artinya pemilihan pemimpin lima tahun sekali, akan tetapi hanya meresahkan
rakyat, itu sama saja bohong belaka. Tahun 2014 adalah tahun pemimpin yang pro
dengan rakyat, yakni: joko widodo ‘’satrio piningit’’ dari solo, beliau
adalah sosok pemimpin yang pro dengan rakyat atau pemimpin yang ngewongi (memanusiakan
manusia) jokowi adalah pemimpin yang rendah hati , pemberani, telah di uji
kinerja kerasnya yang membawakan solo menjadi kota luar biasa mengedepankan
pada fasilitas massal, sektor ekonomi di perdagangan, maupun pendidikan dan
kesehatan. Inilah beberapa kineja dari jokowi di solo: pembangunan jalur lambat sebelah kanan di
sepanjang jl. Slamet di ubah menjadi city walk, membangun sebuah pedestrian way
yang teduh,di penuhi tanaman dan pohon –pohon besar, dihias dengan motif batik,
PKL yang bertebaran di jalanan di berikan tempat khusus sebagai pusat kuliner
malam di soslo. Gladanglangen bogan atau galabo ini buka mualai sore hingga
tenggah malam dengan menutup jalan satu arah menuju perempatan sangkah
ngarsopuro, sebuah kawasan yang artistic di hiasi lampu sangkar burung, patung
, topeng dan lukisan yang cantik, dan lagi pasar malam yang di adakan setiap
ahir pekan. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan kumuh dan tidak tertata dengan
baik. Pasar windujenar merupakan pasar triwindu dengan format baru. Berpindah
lokasi di kawasan ngarsopuro membuatnya menjadi semakin kental dengan nuansa
seni. pasar ini menjual barang antic, dan masih banyak lagi sepak terjangnya
sehingga di nobatkan walikota terbaik ke tiga di dunia. Bukan hanya itu saja
jokowi berkat prestasinya membenahi kota
solo boyonglah untuk membenahi Jakarta yang menurutnya bisa membenahi Jakarta.
Faktanya memang jokowi bisa menyelesaikan masalah yang ada di Jakarta walaupun
belum 100% yakni: Kartu Jakarta Sehat
(KJS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP), Normalisasi
Waduk, Membersihkan PKL, Tata Birokrasi, Pembangunan MRT dan Monorel,
Pembangunan Kampung Deret normalisasi Sungai di
Jakarta, Pesta Rakyat dsb. Melihaat pembenaan dan pembangunan ibukota indonesia
itu tidak hanya di pemerintahan daerah
saja melainkan juga harus bekerja sama
dengan pemerintah pusat. Ironisnya, ketika rakyat teriak teriak tentang
kemacetan yang setiap hari menjadi bahan sarapan rakyat ibukota, akan tetapi
pemerintah pusat malah memepersilahkan izin mobil murah hadir di Indonesia, apa
engak ‘’setres’’ pemerintahan pusat itu berbalik arah dengan pemerintahahan
daerah yang mau menyelesaikan masalah kemacetan, seharusnya yang di banyakan
angkutan umum, bukan mobil pribadi sehingga tidak menimbulkan macet dan masih
banyak lagi, yang bersingungan dengan pemerintah pusat, mau gubernur itu
jokowi, atau siapa saja ketika bertentangan sepak terjangnya mau pembenahan
1000 tahun pun Jakarta akan seperti itu sehingga sangatlah penting hubungan
pemerintahan pusat dengan pemerintahan daerah untuk pembangunan ibukota
Jakarta, melihat kepemimpinan jokowi
dari solo menuju ke Jakarta hingga melangkah menjadi orang nomer satu ini
sangat mampu untuk memayungi semua dimensi rakyat, langkah jokowi menduduki RI
1 sangatlah tepat untuk kebaikan Jakarta khususnya indoneisa pada umumnya.
Nur Arifin UIN SUKA Sosiologi Agama
Posted by jeriji semangat
0
komentar»
Kekuasaan adalah lahan untuk melahirkan capital yang subur, maka
dari itu banyak kalangan orang yang menaruh hati untuk menjadi pemimpin, baik
pemimpin desa, kecamatan, kabupaten, profinsi maupun negara. Ironisnya orang –
orang yang meminang kekuasaan itu bertekat untuk menjadi seorang pemimpin’
dengan berbagai cara apapun baik dari hal-hal yang logis maupun non logis ,
dalam era sekarang ini, calon pemimpin mengunakan berbagai kendaraan seperti
AGAMA, KAPITAL,maupun POPULARITASNYA.
nah dalam relasi kuasaan ini mengunakan kendaraan agama ini, sangat
menjanjikan bagi partai-partai yang bersimbol AGAMA, karena apa dimensi agama
sebagai alat yang sangat menghipnotis antara kekuasaan maupun dengan ajaran
agama sehingga agama itu sebagai alat yang utama untuk berkampanye.
KAPITAL adalah modal untuk menopang kekuasaan bagi
kalangan-kalangan tertentu untuk mengambil suara bagi masyarakat untuk mencapai
suatu kepemimpinan, akan tetapi hanya mengandalkan capital saja sangat kurang,
untuk menjadi seorang pemimpin’ karena apa? Karena kepemimpinan ini harus mampu
kapasitasnya berfikir mempunyai pengetahuan yang sangat luas dalam semua
bidang, seperti bidang ekonomi, hukum, sosial, budaya, kenegaaan maupun yang
lainya, nah melihat seorang pemimpin yang mau kita jadikan harus mempunyai
keritirian seperti itu, dalam hal yang lainya kita juga menetapkan ke posisi
yang netral, tidak boleh pro maupun yang kontra apa bila mempunyai suatu motif
maupun kepentingan.
Yang terahir yakni, POPULARITAS, dalam hal kekuasaan ini tolak ukur
calon pemimpin ini tidak bisa kita melihat dengan popularitas saja akan tetapi
mampu ngak dia memayungi semua kalangan baik kalangan yang bawah, menengah
maupun sudah mandiri dan konsekuen tidak ? apablila mampu silahkan di pertimbangkan dengan orang yang
lebih mampu, dan tidak mampuhkah harus jadikan yang lainya yang sekiranya dia mampu
akan hal menjadi pemimpin, salam perubahan untuk INDONESIA…..!!!
Posted by jeriji semangat
0
komentar»
Udara sejuk
nuansa santai bersepeda tuk mencari edukasi
Berangkat menggayuhkan
sepeda berwarna kuning dari ujung barat
hingga ke titik edukasi
Berniat ikhlas
terfokuskan tuk masa depan kita dan masarakat bahkan negara kita
Satu niat satu
tekad ku kukumpulkan dalam wadah semangat
Janji –janji yang
telah tertulis di dining sana harus di
wujudkan
Pshit manis
selalu setia menyapa
Tapi keinginan dalam benak tak mau menggembos
Ingat pesan pesan
yang hampir tercecer
Kalo teringat
yang di sana memeras keringat ,membanting tulang rasanya sangat terpukul
Tak seharusnya
dia seperti itu
Kita generasi
muda harus berani membalikan nasib nasib mereka
merdeka
Posted by jeriji semangat
0
komentar»
SOLAT
adalah suatu ibadah untuk ber komunikasi dengan alloh yang selalu di jalankan
atau di dirikan lima kali dalam satu hari satu malam dan lebih populernya’’
solat fardu lima waktu’’.Solat menurut bahasa adalah DOA,dan menurut istilah
sesuatu pekerjaan yang di awali dengan takbirotul ihrom dan di ahiri dengan
salam.seorang muslim yang sejati pasti tak akan meningalkan yang namanya solat
fardu, bahkan tak hanya solat fardu saja solat
sunat pun di dirikan .seseorang muslim kalo sudah waktunya solat belum
melaksanakan atau mendirikan solat rasanya kurang bebas tau masih merasakan
beban beban yang di rasakan .dalam solat tersebut banyak tersimpan nilai-nilai
yang sangat luar biasa semisal kesabaran,kebersamaan,ketaatan, soat adalah
tiang umat islam kalo seseorang yang mengaku beragama islam tapi belum
melakukan solat wah gawat gawat jangan
harap besuk di ahirat mengharapkan surga ,amal manusia yang pertama di timbang ya amal solat
tersebut mari sodaraku seperjuangan seiman
marilah kita kerjakan solat minimal solat fardu sukur sukur bisa
menjalankan solat solat sunatnya dan
lebih baik solat berjamaah .
Posted by jeriji semangat
0
komentar»
HASIL
LAPORAN
PRAKTEK
KERJA LAPANGAN ( PKL )
DI
BIDANG
KETERAMPILAN
SABLON
Di susun oleh :
Nama :
Nur Arifin
Kelas : XI IPS II
NIS : 5370
MADRASAH ALIYAH NEGERI
GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA
TAHUN 2010-2011
Halaman
Pengesahan
LAPORAN PRAKTEK KERJA
LAPANGAN
Di
“UD. ANNISA”
Bidang keterampilan
SABLON
Telah diuji dan disahkan pada :
Hari :
Tanggal :
Koordinator
Keterampilan Pembimbing
Drs.
Gunarto Eko
Susilo
NIP. 131471212 NIP.
Mengetahui
Kepala
Madrasah
Drs.
Binuruddin
NIP.150257382
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Puji dan syukur senantiasa penyusun
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
hidayahnya kepada kita sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan Praktek
Kerja Lapangan ini.solawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada
junjungan kita Nabi agung Muhammad SAW. Semoga kita menjadi umatnya yang taat beribadah
dan menjalankan segala perintahnya.
Pada dasarnya, tujuan dibuatnya Laporan Praktek Kerja Lapangan ini
adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam mengikuti Ujian Akhir Nasional
dan Ujian Akhir Sekolah serta untuk melatih siswa/siswi membiasakan diri untuk
membaca dan memahami keadaan lingkungan di luar sekolah penulis berharap dengan
diselesaikan laporan ini, penyusun dapat mengetahui lebih dalam mengenai dunia
kerja/industri.
Penyusun tidak lupa
mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada:
1.
Bpk. Drs.
Binuruddin selaku Kepala Madrasah Aliyah Negeri Godean.
2.
Bpk Eko Susilo selaku pembimbing dari sekolah.
3.
Bpk. Zaenal Abidin Wijaya selaku ketua Sablon
desaind UD. Annisa
4.
Bpk. Muslim selaku pembimbing di tempat PKL.
5.
Bpk/Ibu. Guru dan staf tata usaha Madrasah
Aliyah Negeri Godean.
6.
Serta
semua pihak yang memberikan dorongan baik moral maupun sepiritual kepada
penyusun yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Semoga susunan laporan ini bermanfaat untuk semua orang khususnya
bagi pembaca. Penyusun yakin bahwa buku laporan ini masih belum sempurna, untuk
itu kritik serta saran yang membangun sangat saya harapkan demi sempurnanya
buku laporan peraktek kerja lapangan ini.
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Penyusun
( Nur Arifin. )
DAFTAR ISI
Halaman Judul
…………………………………………………….……….………i
Halaman Pengesahan
……………………………………………………...……….ii
Kata Pengantar
…………………………………………………………..………...iii
Daftar Isi
………………………………………………………………..…………iv
Bab 1 Pendahuluan
……………………………………………………..…………1
A.
Latar
Belakang ……………………………………………..………….1
B.
Maksud Dan
Tujuan ……………………………………..…………….1
Bab II Kegiatan
Praktek Kerja Lapangan …………………………..…………...…3
A.
Umum ……………………………………………………..…………...…...3
1.
Keadaan
umum……………………………………………...………3
2.
Sejarah
berdirinya usaha sablon…………………………..….……..4
3.
Kendala
yang dihadapi…………………………………..…….……4
4.
Pencarian
order pekerja……………………………….….…………4
5.
Pemasaran
hasil produk dan jasa……………………..….………….4
B.
Kegiatan
praktek……………………………………………….……………5
1.
Cara
menghapus scriean…………………………….……………….5
2.
Afdruk
flim………………………………………………………….5
3.
Menyablon
kaos……………………………………...……………...6
Bab III Penutup……………………………………………………….……………..7
A.
Kesimpulan…………………………………………………….…………….7
B.
Saran-saran……………………………………………………..…………….8
1.
saran-saran
untuk pihak industry………………………..……………8
2.
saran-saran
untuk pihak sekolah…………………………..………….8
Lampiran-lampiran……………………………………………………………9
Denah lokasi PKL………………………………………………………..….12
Denah ruang
PKL………………………………………………………..…..13
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dari hasil praktek kerja lapangan kami sangat senang
karena saya bisa mendapatkan pengalaman baru di bidang industri sablon. Salah
satu pelajaran yang bisa saya ambil yaitu yang meliputi kegiatan desaind,
pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan dan penilaian. Di sana saya juga bisa
latihan kerja dan juga bisa sambil bergurau
bersama teman apabila waktu istirahat telah tiba, serta bisa
menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Sablon adalah salah satu wujud
nyata usaha pembekalan siswa/siswi dibidang keterampilan guna menghadapi
kehidupan bermasyarakat.
Dalam rangka pencapaian tujuan di atas, adalah tugas
program praktek kerja lapangan untuk melakukan berbagai upaya pembekalan
siswa/siswi agar dapat meningkatkan semua kompetensi yang ada pada dirinya
sehingga dapat melakukan tugasnya sebagai tenaga kependidikan. Selain
memberikan pembekalan kepada siswa juga
memandang perlu berlatih dan membekali siswa/siswi dengan melakukan praktik –
praktik di lapangan (lembaga/instansi pendidikan dan latihan serta pusat sumber
belajar).
Kegiatan melatih dan membekali siswa/siswi di lapangan
dilakukan dalam bentuk Desain dan Produksi Sablon . Setelah mendapat teori
dari pembimbing, siswa/siswi dituntut untuk melakukan praktik yang
dibimbing oleh karyawan (dari tempat praktik) di lapangan dan di bantu
oleh pembimbing.
B. Maksud Dan Tujuan
1. Menghasilkan
tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dengan tingkat
pengetahuan, dan etos kerja yang sesuai
dengan tuntutan lapangan kerja.
2. Memperkokoh Link and Match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja.
3. Meningkatakan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan-pelatihan tenaga kerja yang
2. Memperkokoh Link and Match antara dunia pendidikan dengan dunia kerja.
3. Meningkatakan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan-pelatihan tenaga kerja yang
berkualitas profesional.
4. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian proses pendidikan.
4. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian proses pendidikan.
5. Membekali siswa dengan
pengalaman-pengalaman yang sebenarnya di dalam dunia
kerja, sebagai persiapan guna menyesuaikan
diri dengan dunia kerja dan masyarakat.
6. Siswa dapat meningkatkan rasa percaya dirinya, dalam memecahkan berbagai masalah
6. Siswa dapat meningkatkan rasa percaya dirinya, dalam memecahkan berbagai masalah
atau kesulitan yang ditemuinya.
7. Untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat dari sekolah dengan pekerjaan yang
7. Untuk merealisasikan pengetahuan yang didapat dari sekolah dengan pekerjaan yang
sebenarnya di perusahaan.
8. Memperluas pandangan dan wawasan siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan yang ada di
8. Memperluas pandangan dan wawasan siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan yang ada di
bidang bersangkutan dan di tempat praktek
dengan segala persyaratan.
BAB II
KEGIATAN PRAKTEK KERJA
LAPANGAN
A. UMUM
1.Keadaan Umum
Desaind UD.
Annisa adalah lembaga industri di bidang sablon yang didirikan selama
kurang lebih 10 tahun , dari tahun 1991-sekarang.dan juga yang memiliki Suasana
yang sunyi strategis dan dekat dengan jalan raya, sehingga memudahkan msyarakat
untuk mengetahui tempat tersebut. Desaind UD. Annisa
berdiri sebagai upaya nyata , terpadu, dan professional dalam mengerjakan
pekerjaannya untuk mengembangkan potensi kerja bagi masyarakat. Dengan satu tujuan yaitu sebagai
usaha kerja dan juga memberikan lapangan kerja dagi orang-orang yang belum
mempunyai pekerjaan. Penyelenggaraan kegiatan dan kinerja yang di miliki
bertumpu pada asas : kemandirian , kewirausahaan dan kinerja yang aktif agar
bisa mengurangi pengangguran.
Dalam hal ini bagi
para pekerja baru yang belum tau tentang penyablonan maka disini terlebih
dahulu akan di ajarkan cara untuk menyablon dari nol hingga sampai ahli.
Sehingga disini memiliki pegawai yang baik. Dan juga banyak orang didesa ini
yang ikut menjadi pekerja di UD. Annisa.
Sehingga banyak pegai yang sudah terampil dan juga cekatan dalam bekerja.
Pendidikan dan pelatihan di UD. Annisa di selenggarakan sesuai ketentuan bahwa pendidikan dan pelatihan
sebagaimana yang di selenggarakan Desaind UD. Annisa
bagi para pemula berfungsi sebagai media para peserta didik untuk menambah
wawasan pelengkapan satifikat kerja untuk memudahkan untuk mencari pekerjaan di
manapun kita derada. Pengertian dan pemahaman mengenai maksud tujuan dan
keberadaan pendidikan dan pelatihan kerja mengacu pada pemahaman mengenai
lembaga pendidikan nonformal yang menekankan pada penguasaan pengetahuan dan
keterampilan fungsional dalam kerja praktek di lapangan. Penyelenggaraan
pendidikan dan pelatihan kerja ini selalu disesuaikan dengan ketentuan yang
sesuai dengan program keterampilan masing-masing dan juga ketentuan yang ada di
sekolahan.
Desaind UD. Annisa terus menerus berusaha untuk
melakukan perbaikan dalam berbagai aspek, dan di tahun ini desaind UD. Annisa telah menerapkan system disiplin dan peningkatan
mutu di bidang penyablonan dan desain grafis yang untuk memastikan proses pendidikan
dan pelatihan berjalan baik dan menghasilkan hasil yang baik dan dapat memenuhi
kebutuhan perusahaan dan masyarakat . Yang paling penting ialah di sana
memiliki karyawan yang baik dan juga pemimpin yang baik kepada semua
orang.walaupun sekarang masih kekurangan karyawan .
2.Sejarah Berdirinya Usaha Sablon
Awal mula berdirinya usaha
ini adalah berawal dari mencoba-coba membuka usaha sablon, sehingga lama
kelamaan para tetangga banyak yang berminat untuk bekerja di tempat ini dan
juga mereka pun di ajarkan cara menyablon dengan baik dan benar sehingga bisa
mengetahui langkah – langkah menyablon dari awal hingga akhir. Usaha sablon
yang di beri nama desaind UD. Annisa ini telah
didirikan pada tahun 1991sampai sekarang. Sehingga di sini sudah terbilang
sukses dalam berwira usaha.
3.Kendala yang Di Hadapi
Adapun kendala-kendala yang dihadapi untuk saat ini ialah kurangnya
tenaga kerja, Di karenakan banyak pekerja yang mengundurkan diri karena sudah
memiliki pekerjaan lain, suka terlambatnya penyelesaian pesanan dari konsumen.
Sehingga cara mengatasi semua itu ialah dengan cara mencari lagi pekerja
yang baru. Dan juga memperbarui lagi
semu dari pertengahan.
4.Pencarian Order Pekerja
Pencarian orde pekerja dilakukan dengan cara mencari orang yang
belum mempunyai dan menawarkannya pekerjaan. Apabila orang itu belum bisa
melakukan pekerjaannya maka akan di beri bimbingan terlebih dahulu agar ia bisa
bekerja dengan lancar.
5.Pemasaran Hasil Produksi Dan Jasa
Cara pemasarannya ialah dengn cara di titipkan di toko-toko untuk di
jualkan kepada pembeli. Atau dengan cara mencari pelanggan yang mau memesan
untuk di di buatkan desain gambar dan meminta untuk disablonkan .
B. Kegiatan Praktek
1.Cara Menghapus Screen
Pertama-tama kita basahi
terlebih dahulu screen yang akan dihapus hingga (medok) setelah itu screen di
terlentakan dan juga kita campur terlebih dahulu kaporit dengan menggunakan air
sebanyak setengah liter dengn kaporit sebanyak 5 sendik makan. Setelah di
campur tuangkan cairan kaporit di atas screen hingga merata, setelah itu tunggu
selama 30 menit. Setelah 30 menit gosok screen dengan menggunakan kain dan lalu
bilas screen hingga bersih jangan sampe masih ada kaporit di dalam screen,
karena bisa menyusahkan kita untuk menghapusnya. Setelah di bilas taruk screen
di tempat yang panas, setelah kering kita angkat dan gosok screen dengan
menggunakan 2 kain yang satu di tangan kanan dan yang satunya di tangan kiri
dengan menggunakan toloen hingga bersih.
2.AFDRUK
FILM
Afdruk Film adalah mentransfer desain / gambar dari kertas /
karkir ke dalam
screen, dengan cara dan tekhnis dibawah ini :
1.Membersihkan screen.
Setelah bersih dan kering oleskan obat afdruk (misalnya :
Diazol, Ulano 133) dengan merata keseluruh
bagian screen, kemudian keringkan
menggunakan hairdryer kira kira 1 menit.
2.Tempelkan desainnya
(dalam bentuk print laser dikertas kalkir atau bila
menggunakan kertas HVS pada bagian belakang
dioles dengan minyak goreng
dulu, sebaiknya gunakan printer laser atau
fotocopy laser untuk hasil afdruk yang
maksimal) kemudian tutup menggunakan kaca
tebal 5 mm. Pada bagian
sebaliknya(bawahnya) diberi busa seukuran
screen dan tutup menggunakan triplek
kayu.
3.Jemur dibawah sinar
matahari lebih kurang 5 menit,atau menggunakan lampu yang
20/25 wat selama 14 menit, setelah itu Guyur
dengan air (Jangan terlalu lama
menjemur dibawah sinar matahari atu di
bawah lampu karena bila terlalu lama akan
terlalu keras dan tidak bisa berlubang bila
disemprot).
4.Semprot menggunakan
spray berisi air sampai benar benar berlubang, guyur lagi
dengan
air. Dan jemur hingga kering
Alat atau bahan
yang di gunakan :
a.lampu
b.potosol ts
c.kipas angen
d.alat untuk menyemprot
3. Menyablonan
Kaos
Myampur warna yang diinginkan pada bidang yang
diinginkan (yang kali ini adalah pakaian) dengan menggunakan film yang sudah
jadi dan tentunya juga menggunakan rakel.tuangkan cat di atas screen lalu
ratakan dan di gosok hingga terlihat gambarnya.Setelah selesai pakaian dijemur hingga
kering.Screen dicuci hingga benar – benar bersih. Jika film masih ingin dipakai
gunakan deterjen saja agar film tidak terhapus tetapi jika film tidak lagi
dipakai bersihkan dengan menggunakan deterjen dan soda api agar film dapat
terhapus dan screen benar – benar bersih.
Campuran dalam cat
kain :
-Rabber @. atau dengan:
-Emol Silver ;sendi,clear dan cat
-Glaserin
-Binder
-Sendi
BAB III
PENUTUP
Keberhasilan pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini sangat dibutuhkan oleh para siswa/siswi agar dapat bisa mengikuti salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN. Dengan dibuatnya laporan PRAKERIN ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi lancarnya pelaksanaan Praktek Kerja Industri, terutama pada tahap awal kerja berkaitan dengan paket keahlian yang ada di Dunia usaha/Dunia industri.
Dengan dibuatnya laporan ini minimal diharapkan juga ada kesamaan Visi antara pihak sekolah dengan dunia usaha sebagai industri pasangan.
Harapan saya sebagai penulis semua penjelasan didalam laporan ini telah tersusun rapi sesuai dengan tujuan siswa/siswi tingkat 2. Penulis telah berusaha menyusun dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dan dimengerti bagi yang membacanya.
A.Kesimpulan
Setelah penulis melaksanakan Praktek Kerja Lapangan di bidang sablon
dan membuat laporan ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.Praktik lapangan sablon merupakan langkah yang ditempuh oleh program studi
teknologi pendidikan guna meningkatkan
pemahaman siswa serta menumbuhkan minat
siswa
untuk giat berkarya dan berusaha dalam menggali potensi diri.
2. Praktek kerja
lapangan ini dapat memperluas dan menambah wawasan bagi siswa
dalam pendidikan di dunia kerja.
3. Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah suatu gambaran dalam
3. Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah suatu gambaran dalam
menjalani dunia kerja.
4. Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah ketermpilan siswa dalam
4. Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan untuk menambah ketermpilan siswa dalam
setiap praktek dan menerapkan teori-teori
yang didapat langsung pada objeknya.
5. Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ini, siswa/siswi tidak lagi memerlukan waktu
5. Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ini, siswa/siswi tidak lagi memerlukan waktu
latihan lanjutan bila ingin memasuki dunia
kerja.
6. Untuk mengatasi segala permasalahan yang ada diperlukan tenaga sekretaris yang
6. Untuk mengatasi segala permasalahan yang ada diperlukan tenaga sekretaris yang
handal, yang dapat mengatasi segala bentuk
permasalahan yang berkaitan dengan
filling system.
7. keterlambatan dalam mengambil suatu keputusan akan merugikan perusahaan tersebut
7. keterlambatan dalam mengambil suatu keputusan akan merugikan perusahaan tersebut
dan
kemungkinan juga dapat menimbulkan biaya yang tak terduga.
B. SARAN-SARAN
Pada kesempatan ini, ijinkanlah penulis untuk memberikan beberapa saran kepada pihak industri dan pihak sekolah yang sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guna kemajuan dimasa mendatang.
I. Saran-saran untuk pihak industri
a. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ini akan lebih terarah apabila disusun
Suatu jadwal yang harus dikerjakan siswa/siswi selama melaksanakan Praktek Kerja
Lapangan,
b. Agar industri dapat menyediakan seorang instruktur khusus yang pada hari-hari
b. Agar industri dapat menyediakan seorang instruktur khusus yang pada hari-hari
tertentu dapat memberikan pelajaran teori yang
berhubungan dengan pekerjaan yang
dilaksanakan siswa/siswi sehingga siswa/siswi
dapat mengerti dan memahami
pekerjaan yang dilaksanakan.
c. Kepada pihak industri untuk dapat lebih banyak memberikan pekerjaan yang
c. Kepada pihak industri untuk dapat lebih banyak memberikan pekerjaan yang
bermanfaat bagi siswa/siswi, supaya jam kerja
dapat diisi dengan penuh tanpa ada
waktu kosong yang terbuang percuma.
II. Saran-saran untuk pihak sekolah
II. Saran-saran untuk pihak sekolah
Pihak sekolah agar dapat memantau
kegiatan siswa yang sedang melaksanakan
PKL secara intensif sehingga segala kesulitan yang timbul dapat dipecahkan
bersama.
PKL secara intensif sehingga segala kesulitan yang timbul dapat dipecahkan
bersama.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
PROSES MENGAFDRUK

PROSES MEMBUAT FILM


PROSES PEMOTONGAN KAIN

PROSES PENYABLONAN KAIN

PROSES PENJAITAN KAOS



Posted by jeriji semangat
0
komentar»
